Pada tanggal 6 Maret 2025, Tenhal Bekerja Bersama mengadakan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Menteri I, Bapak Fajar Riza Ul Haq; Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Bapak Tatang; Direktur SMK, Bapak Arie; serta Tenaga Ahli Wakil Menteri. Dalam kesempatan tersebut, founder Tenhal, Bapak Abetnego, menyampaikan keprihatinannya mengenai penurunan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Indonesia, yang berakibat pada peningkatan jumlah pekerja di sektor informal. Pekerja informal seringkali menghadapi tantangan seperti upah di bawah standar minimum, ketiadaan jaminan sosial ketenagakerjaan, dan minimnya benefit lain yang biasanya diterima oleh pekerja formal

Peluang dan Tantangan Bekerja di Luar Negeri
Sebagai solusi, Bapak Abetnego menekankan pentingnya mempertimbangkan peluang kerja di luar negeri bagi tenaga kerja Indonesia. Namun, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, terutama dalam hal kemampuan komunikasi bahasa asing dan mindset pekerja Indonesia. Penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi kunci utama dalam bersaing di pasar kerja global. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan efektivitas pembelajaran bahasa asing sejak pendidikan dasar. Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan tenaga kerja Indonesia untuk bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain seperti Filipina dan India, yang dikenal memiliki kemampuan bahasa asing yang baik.
Pengenalan Risiko dan Peluang Bekerja di Luar Negeri
Selain itu, pengenalan mengenai risiko dan peluang bekerja di luar negeri perlu diberikan kepada siswa sejak dini. Hal ini bertujuan untuk membentuk sikap kerja yang baik dan membuka wawasan bahwa peluang kerja tidak hanya terbatas di dalam negeri. Dengan demikian, calon tenaga kerja dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di pasar kerja internasional.
Respon Kemendikdasmen
Wakil Menteri I, Bapak Fajar Riza Ul Haq, beserta jajaran menyambut baik inisiatif dan solusi yang disampaikan oleh Tenhal Bekerja Bersama. Kemendikdasmen berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing peserta didik melalui berbagai program dan kebijakan yang efektif. Selain itu, Pak Wamen menekankan pentingnya koordinasi yang jelas antara berbagai kementerian dan lembaga terkait dalam memfasilitasi penyerapan tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini mencakup penyediaan akses informasi mengenai penempatan kerja di luar negeri serta sistem persiapan tenaga kerja sejak usia dini

Penutup
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai komitmen bersama antara Tenhal Bekerja Bersama dan Kemendikdasmen dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di kancah internasional.